Published On: Kam, Sep 15th, 2016

Ketua Umum APKOMINDO Dilaporkan Atas Logo Organisasi

Share This
Tags
Ket foto : Ir Soegiharto Santoso dan wakil APKOMINDO dari DPD di daerah mengadakan konferensi pers di kantor Sorot Keadilan di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (14/9) (Fie)

Ket foto : Ir Soegiharto Santoso dan wakil APKOMINDO dari DPD di daerah mengadakan konferensi pers di kantor Sorot Keadilan di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (14/9)
(Fie)

JAKARTA, IJN.CO.ID – APKOMINDO (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia) hadir sebagai asosiasi pengusaha komputer di Indonesia pada 21 Februari 1992. Ketua Umum APKOMINDO yaitu Ir. Soegiharto Santoso atau biasa disebut Pak Hoky tiba-tiba saja mengadakan Konferensi Pers terkait kisruh di tubuh APKOMINDO. Konferensi Pers diadakan di kantor surat kabar “SOROT KEADILAN” di Gedung Dewan Pers Lt 5 Kebon Sirih, Menteng Jakarta Pusat, Rabu (14/9)

Ketum yang saat ini masih menjabat di APKOMINDO ini menceritakan duduk persoalan mengapa dirinya dilaporkan ke polisi. Beliau dan beberapa orang dari DPD di daerah disangkakan telah menggunakan hak cipta dari Pribadi yang mengaku memiliki logo dari APKOMINDO tersebut. Sedangkan logo ini telah digunakan sejak 24 tahun yang lalu. Bagaimana bisa seseorang atas nama pribadi mengklaim bahwa dirinya adalah pemilik dari logo APKOMINDO yang adalah suatu organisasi skala Nasional.

Pak Hoky merasa ada yang aneh dengan hal ini. Sejak 1992 logo ini telah dipakai sebagai logo dari APKOMINDO dan pada tahun 2011 tiba-tiba saja ada seseorang yang sebenarnya masih sebagai salah satu pendiri organisasi mendaftarkan logo tersebut atas nama pribadi dan sekarang merasa telah memiliki hak cipta atas logo APKOMINDO hanya karena telah mengantongi selembar surat pengesahan dari Kemenkumham.

Sungguh janggal bagaimana seseorang dapat mengakui logo dari suatu organisasi yang telah berada di Indonesia sejak 24 tahun yang lalu sebagai hak cipta pribadi. “Kami menduga ada permainan antara pihak yang mengakui logo ini dengan aparat dan pejavat terkait berkenaan pengesahan hak cipta ini ” kata Pak Hoky kepada para wartawan.

Bahkan ada saksi-saksi yang mendengar langsung bahwa ada oknum yang sudah siap menyediakan dana supaya Ir.Soegiharto Santoso (Hoky) dipenjarakan. Oknum tersebut mengatakannya di kantor Sekretariat DPD APKOMINDO DKI pada pertemuan yang dihadiri 13 Orang anggota APKOMINDO, dan salah satu dari mereka yang menghadiri pertemuan itu bersedia hadir memberi kesaksian. Pak Hoky juga memiliki bukti tertulis dalam Group Whasapp Apkomindo DKI tentang hal tersebut.

Tanggal 13 April 2015, Ir Soegiharto Santoso telah dilaporkan dengan Laporan Polisi Nomor 503/K/IV/2015/RESTRO JAKPUS,Tanggal 23 juni 2016, pernah juga dilakukan mediasi di Bareskrim POLRI namun anehnya tidak dihadiri oleh pelapor, dan hanya diwakili oleh Sdr AS dan Sdr IJ serta Sdr RM sebagai pengacara. Sempat terlontar permintaan ganti rugi sebesar 5 Miliyar Rupiah sebagai uang damai. Tetapi Pak Hoky dan teman-temannya pengurus DPD APKOMINDO di 25 provinsi akan melaporkan dan menggugat balik dengan pasal perbuatan tidak menyenangkan dan pencemaran nama baik. Semoga saja hukum dan kebenaran bisa ditegakkan di negara tercinta Indonesia sehingga Pak Hoky dan rekan-rekan mendapatkan keadilan. (fidel)