Published On: Rab, Jul 13th, 2016

KSPI dan RRI akan adakan Aksi Buruh di Kedubes Filipina

Share This
Tags
 SAID IQBAL Presiden KSPI menerangkan aksi yang akan digelar (foto:diana/IJN)

SAID IQBAL Presiden KSPI menerangkan aksi yang akan digelar (foto:diana/IJN)

Jakarta, IJN.CO.ID – KSPI dan RRI menggelar pertemuan, adapun pokok bahasan dalam Konferensi Pers ini adalah, penjelasan rencana Aksi Buruh di kedubes Philipina  yang digelar di Kantor LBH Jakarta, Jl Diponegoro, Jakarta. Rabu.(13/7/2016).

Said Iqbal selaku Presiden KSPI mengatakan bahwa,” Besok akan mengadakan Aksi  Buruh di kedubes Philipina pada Kamis 14 Juli 2016 untuk menuntut pemerintah Philipina membebaskan ABK WNI yang disandera Abu Sayyaf dan meminta TNI menyerbu masuk ke Philipina untuk membebasakan WNI ABK. Desakan ini dilakukan KSPI, karena ABK adalah buruh/pekerja.” Ujar Said.

“Selain itu, juga akan ada penjelasan gugatan buruh tentang Judicial Tax Amnesty UU Tax Amnesti di MK, dan mendesak menaker merevisi PP no 78/2015 tentang upah sesuai rekomendasi panja upah DPR RI.” tambah Said.

“Kesenjangam pendapatan melebar, yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin, hanya satu cara solusi yang akan ditindak lanjuti adalah peningkatan daya beli agar perekonomian baik kembali.”ucap said.

“Kita jangan jadi keledai dungu yang sudah 4 kali disandra awak ABK yang lewat daerah atau wilayah yang memang itu jalan pintasnya dan pemerintah hanya diam saja, dan akan ada PHK untuk pekerja jalan tol,” Ujar Mirah Sumirat Aspek Indonesia. (diana)